- Pakis (Cyclosorus aridus) pada Karet
- Pakis (Equisetum debile) pada Teh
- Pakis (Nephrolepis pallutris) pada Hutan tanaman industri (Acacia crassicarpa)
- Pakis (Neprolesis bieserata) pada Karet
- Patik daun (Cercospora nicotianae) pada Tembakau
- Patik daun (Cercospora nicotianae) pada Tembakau di persemaian
- Penggerek Batang (Chilo auricilius) pada Tebu
- Penggerek Batang (Chilo suppressalis) pada Padi
- Penggerek Batang (Ostrinia nubilalis) pada Jagung
- Penggerek Batang (Phragmataecia castaneae) pada Tebu
- Penggerek batang (Scirpophaga incertulas) pada Padi
- Penggerek batang (Scirpophaga incertulas) pada Padi sawah
- Penggerek batang (Scirpophaga incertulas) pada Padi Sawah dipersemaian
- Penggerek Batang (Scirpophaga innotata) pada Padi
- Penggerek Batang (Scirpophaga sp.) pada Padi
- Penggerek Batang (Scirpophaga spp.) pada Padi
- Penggerek batang jagung (Ostrinia furnacalis) pada Jagung
- Penggerek batang kakao (Zeurera cofeae) pada Kakao
- Penggerek batang pala (Batocera hercules) pada Pala
- Penggerek batang tebu (Chilo sacchariphagus) pada Tebu
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Cabai
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Jagung
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Kapas
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Kedelai
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Melon
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Semangka
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Tembakau
- Penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada Tomat
- Penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella) pada Kakao
- Penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei) pada Kopi
- Penggerek buah mangga (Noorda albizonalis) pada Mangga
- Penggerek Daun (Helicoverpa spp.) pada Tembakau
- Penggerek Polong (Etiella sp.) pada Kedelai
- Penggerek polong (Etiella zinckenella) pada Kacang hijau
- Penggerek polong (Etiella zinckenella) pada Kacang Kedelai
- Penggerek polong (Etiella zinckenella) pada Kedelai
- Penggerek polong kacang panjang (Maruca testulalis) pada Kacang Buncis
- Penggerek polong kacang panjang (Maruca testulalis) pada Kacang hijau
- Penggerek polong kacang panjang (Maruca testulalis) pada Kacang panjang
- Penggerek polong kacang panjang (Maruca testulalis) pada Kedelai
- Penggerek Pucuk (Helicoverpa sp.) pada Kapas
- Penggerek Pucuk (Helicoverpa sp.) pada Tembakau
- Penggerek Pucuk (Helicoverpa sp.) pada Tomat
- Penggerek Pucuk (Heliothis sp.) pada Jagung
- Penggerek Pucuk (Heliothis sp.) pada Tembakau
- Penggerek pucuk tebu (Scirpophaga excerptalis) pada Tebu
- Penggerek pucuk tembakau (Helicoverpa assulta) pada Tembakau
- Penggerek tandan (Tirathaba rufivena) pada Kelapa sawit
- Penggerek umbi kentang (Phthorimaea operculella) pada Kentang
- Penggulung daun (Lamprosema indicata) pada Kacang hijau
- Penggulung daun (Lamprosema indicata) pada Kacang tanah
- Penggulung daun (Lamprosema indicata) pada Kedelai
- Penggulung daun eucalyptus (Sterpsicrates macropetana) pada Eucalyptus
- Penggulung pucuk teh (Laspeyresia leucostoma) pada Teh
- Penghisap Buah (Helopeltis sp.) pada Jeruk
- Penghisap Buah (Helopeltis sp.) pada Kakao
- Penghisap Buah (Helopeltis sp.) pada Teh
- Penghisap Buah (Helopeltis spp.) pada Kakao
- Penghisap Polong (Peizodorus sp.) pada Kedelai
- Pengisap buah lada (Dasynus piperis) pada Lada
- Pengisap bunga lada (Diconocoris hewetti) pada Lada
- Pengisap polong (Riptortus linearis) pada Kedelai
- Pengorok Daun (Liriomyza chrysanthemi) pada Krisan
- Pengorok Daun (Liriomyza sp.) pada Bawang daun
- Pengorok Daun (Liriomyza sp.) pada Bawang merah
- Pengorok Daun (Liriomyza sp.) pada Kacang panjang
- Pengorok Daun (Liriomyza sp.) pada Kentang
- Pengorok Daun (Liriomyza sp.) pada Krisan
- Pengorok Daun (Liriomyza sp.) pada Tomat
- Pengorok daun bawang (Liriomyza chinensis) pada Bawang daun
- Pengorok daun bawang (Liriomyza chinensis) pada Bawang merah
- Pengorok daun bawang (Liriomyza chinensis) pada Kentang
- Pengorok daun jeruk (Phyllocnistis citrella) pada Jeruk
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Bawang merah
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Cabai
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Kacang panjang
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Kentang
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Krisan
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Mentimun
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Seledri
- Pengorok daun kentang (Liriomyza huidobrensis) pada Tomat
- Penyakit Antarknosa (Gleosporium gleosporioides) pada Cabai
- Penyakit Antarknosa (Gloeosporium sp.) pada Cabai
- Penyakit Antraknosa (Colleotrichum sp.) pada Cabai merah
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Bawang merah
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Buah naga
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Cabai
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Cabai merah
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Jeruk
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Mangga
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Melon
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Semangka
- Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) pada Tomat
- Penyakit Antraknosa (Colletrotichum sp.) pada Cabai
- Penyakit Antraknosa (Gloeosporium piperatum) pada Cabai
- Penyakit Bercak Daun (Alternaria sp.) pada Bawang merah
- Penyakit Bercak Daun (Alternaria sp.) pada Kubis
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora canescens) pada Kacang hijau
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora canescens) pada Kedelai
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora cruenta) pada Kacang panjang
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora personata) pada Kacang tanah
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Apel
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Cabai
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Kacang panjang
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Kacang tanah
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Kedelai
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Padi
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Padi sawah
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora sp.) pada Semangka
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora spp.) pada Cabai
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora spp.) pada Kacang hijau
- Penyakit Bercak Daun (Cercospora spp.) pada Kacang tanah
- Penyakit Bercak Daun (Curvularia lunata) pada Padang rumput golf
- Penyakit Bercak Daun (Helminthosporium sp.) pada Jagung
- Penyakit Blas (Pyricularia sp.) pada Padi
- Penyakit Blendok (Diplodia natalensis) pada Jeruk nipis
- Penyakit Busuk Hitam (Xanthomonas campestris) pada Kubis
- Penyakit Busuk Hitam (Xanthomonas campestris) pada Kubis Bunga
- Penyakit Busuk Hitam (Xanthomonas campestris) pada Padi
- Penyakit Embun Tepung (Erysiphe cichoracearum) pada Semangka
- Penyakit Embun Tepung (Oidiopsis sp.) pada Cabai
- Penyakit Embun Tepung (Oidiopsis sp.) pada Cabai merah
- Penyakit Embun Tepung (Oidium lycopersici) pada Tomat
- Penyakit Embun Tepung (Oidium sp.) pada Apel
- Penyakit Embun Tepung (Oidium sp.) pada Jeruk
- Penyakit Embun Tepung (Oidium sp.) pada Kentang
- Penyakit Embun Tepung (Oidium sp.) pada Melon
- Penyakit Embun Tepung (Oidium sp.) pada Semangka
- Penyakit Embun Tepung (Oidium sp.) pada Tomat
- Penyakit Hawar Daun (Helminthosporium spp.) pada Jagung
- Penyakit Hawar Pelepah (Rhizoctonia sp.) pada Jagung
- Penyakit Hawar Pelepah (Rhizoctonia sp.) pada Padi
- Penyakit Hawar Pelepah (Rhizoctonia sp.) pada Tembakau di persemaian
- Penyakit Jamur Merah (Nectria cinnabarina) pada Jeruk
- Penyakit Karat (Uromyces phaseoli) pada Kacang hijau
- Penyakit Karat Daun (Phakospora spp.) pada Kedelai
- Penyakit Karat Daun (Uromyces sp.) pada Kacang panjang
- Penyakit Karat Merah (Cephaleuros virescens) pada Teh
- Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia sp.) pada Kentang
- Penyakit Rebah Kecambah (Fusarium spp.) pada Jagung
- Penyakit Rebah Kecambah (Phytophthora parasitica) pada Tembakau di persemaian
- Penyakit Rebah Semai (Pythium debaryanum) pada Kubis
- Penyakit Rebah Semai (Pythium spp.) pada Cabai
- Penyakit Rebah Semai (Pythium spp.) pada Jagung
- Penyakit Rebah Semai (Pythium spp.) pada Kubis
- Penyakit Rebah Semai (Pythium spp.) pada Tembakau di persemaian
- Penyakit Rebah Semai (Pythium spp.) pada Tomat
- Penyakit Speckle Daun Pisang (Cladosporium musae) pada Pisang
- Perusak Daun (Phaedonia sp.) pada Kedelai
- Perusak Daun (Plusia spp.) pada Kedelai
- Phyllanthus debilis pada Bawang merah
- Planococcus sp. pada Kakao
- Pnyakit Layu (Fusarium sp.) pada Bawang merah
- Pnyakit Layu (Fusarium sp.) pada Cabai
- Pokkah boeng (Fusarium moniliformae) pada Tebu
- Puru daun mangga (Procontarinia sp.) pada Mangga
Seluruh hama & penyakit → · Beranda
Batas jawaban di halaman ini
-
tingkat bukti B — standar institusi resmi
Yang dibaca halaman ini: penggunaan berlabel per OPT dan komoditas
Kementerian Pertanian RI · 7.724 rekaman · CC-BY-SA-4.0
Tarikan 19 Agustus 2026 · tinjau ulang sebelum 19 November 2026 · status draft
Registri resmi kementerian, disalin apa adanya. Bukan A: yang dicatat izin edar, bukan hasil uji multi-lokasi — registri tidak menguji apa pun, ia mendaftarkan.
Belum seorang pun menempelkan namanya pada isi ini. Nol dari 4.489 rekaman kosakata kurasi punya peninjau bernama.