Direktori layanan

Beli di mana, tanya ke siapa, uji ke mana?

Empat direktori terpisah, dan yang membedakannya seberapa jauh masing-masing bisa mengantarmu.

Halaman ini butuh JavaScript

Daftarnya dibaca dari berkas indeks langsung di peramban, dan jaraknya dihitung di peranti ini.

Ketuk satu untuk membukanya. Keempatnya tetap terlihat sesudah itu, jadi berpindah tidak menuntut menggulir kembali ke atas.

Kenapa keempat kumpulan ini tidak disatukan

Satu punya koordinat, satu punya nama kabupaten

Menggabungkannya jadi satu daftar akan membuat 2.248 rekaman yang tidak bisa dituju tampak setara dengan 234 yang bisa. Perbedaan itu justru satu-satunya hal yang menentukan apakah halaman ini berguna.

Yang berkoordinat tidak punya wilayah, dan itu disengaja

234 titik OpenStreetMap tidak membawa nama kabupaten. Menurunkannya menuntut geokode balik massal — dan itu sudah diputuskan tidak dilakukan. Jadi pintunya jarak, bukan wilayah.

Yang berwilayah hampir seluruhnya berhenti di kabupaten

Hanya yang menyebut sesuatu lebih rinci daripada kabupaten atau kota. Sisanya bukti bahwa penjual benih ada di sana, bukan petunjuk ke mana pergi — dan halaman ini menyebutnya begitu, bukan menyamarkannya jadi alamat.

Empat dari enam yang dijanjikan, dan dua sisanya memang belum ada

Direktori layanan yang dimaksud mencakup enam. Sampai 23 Agustus 2026 baru dua yang punya data, dan halaman ini menyebutnya begitu. Sejak hari itu empat: 5.844 balai penyuluhan di 504 kabupaten/kota dan 889 laboratorium terakreditasi di 35 provinsi — 17 di antaranya bisa mengukur residu pestisida — masuk indeks, dan keduanya ada di halaman ini: balai ditelusuri menurut kecamatan, laboratorium disaring menurut kemampuan. Dua yang tersisa tidak disembunyikan di balik layar — datanya yang memang belum ada.

Yang masih nol: penangkar dan jasa alsintan. POPT juga belum jadi entitas tersendiri — tetapi lima balai perlindungan tanaman provinsi ada di daftar laboratorium, beralamat dan bertelepon, dan merekalah ujung rantai POPT → LPHP → BPTPH.

Balai penyuluhan tidak punya alamat, dan itu batas sumbernya: laporan tamu SIMLUHTAN hanya memberi nama balai dan kecamatan binaannya. Yang menemukan balainya bukan peta melainkan kecamatan — dan bagi yang tinggal di sana itu memang cukup.

← Beranda

Sumber: OpenStreetMap (ODbL) dan data terbuka penjual benih.