Tulisan ini belum ditinjau siapa pun
Argumennya diturunkan dari dokumen keputusan di repositori, tetapi belum seorang pun menempelkan namanya pada tulisan ini. Sampai itu terjadi ia tidak dimasukkan ke mesin pencari — dan sebaiknya dibaca sebagai draf. Angka di dalamnya tetap dihitung dari indeks tiap kali halaman dibangun.
Pertanyaan yang paling sering datang bukan "berapa harga cabai di pasar", melainkan "berapa harga cabai dari petani". Yang kedua tidak dijawab di halaman mana pun, termasuk halaman ini — dan alasannya perlu ditulis terang-terangan.
55 seri harian yang diterbitkan di sini seluruhnya harga eceran: harga di tingkat konsumen, yang sudah memuat marjin seluruh rantai sesudah petani. Jaraknya bukan celah cakupan yang bisa ditambal dengan menarik lebih banyak data — ia terpasang di dalam definisi sumbernya.
Bahkan yang secara resmi disebut "harga produsen" pun, di sebagian sistem pencatatan, sebenarnya harga di tingkat pengumpul. Menayangkannya sebagai harga petani akan membuat selisihnya terbaca sebagai keuntungan yang tidak pernah sampai.
Yang bisa dilakukan halaman harga di sini: menyebut angkanya, tanggalnya, tingkatnya, dan menyatakan jaraknya di kalimat pertama. Yang tidak: menaksir berapa yang diterima petani dengan potongan rata-rata. 41 seri lain yang diterbitkan sumber yang sama — baja ringan, besi beton, dan sebangsanya — tidak diterbitkan di sini sama sekali.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah harga di halaman ini harga yang diterima petani?
Bukan. Seluruhnya harga eceran di tingkat konsumen, yang sudah memuat marjin seluruh rantai sesudah petani.
Kenapa harga dari petani tidak diterbitkan?
Karena tidak terukur di sumber mana pun yang boleh diterbitkan ulang. Menaksirnya dengan potongan rata-rata akan menghasilkan angka yang tampak pasti dan tidak berdasar.
Tulisan ini turunan dari docs/16-sumber-harga-komoditas.md di repositori — dasar
argumennya bisa ditelusuri di sana. Angka di dalamnya dihitung ulang tiap kali halaman
dibangun, jadi ia tidak bisa basi tanpa ketahuan.
Semua halaman batas → · Sumber & cara mengutip → · Beranda
Batas jawaban di halaman ini
-
BHarga eceran nasional tertimbang — SP2KP
tingkat bukti B — standar institusi resmi
Yang dibaca halaman ini: seluruh seri harian yang diterbitkan beserta tingkat harganya
Kementerian Perdagangan RI · 51 rekaman · Data Terbuka (Portal Satu Data Kemendag) — atribusi wajib
Tarikan 23 Agustus 2026 · tinjau ulang sebelum 23 September 2026 · status draft
Survei harga resmi kementerian, disalin apa adanya. Bukan A: yang dicatat hasil pencacahan pasar, bukan uji multi-lokasi. Tingkat ini berlaku untuk ANGKANYA saja — kalimat komentar di halaman yang sama bertingkat D dan menyebutkannya sendiri, karena tafsir tidak mewarisi tingkat sumbernya.
Belum seorang pun menempelkan namanya pada isi ini. Nol dari 4.489 rekaman kosakata kurasi punya peninjau bernama.
Yang tidak diketahui, dan karena itu tidak ditebak
- Harga yang diterima petani
- Seluruh harga di indeks ini ECERAN NASIONAL. Berapa yang diterima petani tidak ada, dan jaraknya bukan celah cakupan yang bisa dirapatkan dengan menambah sampel: "harga produsen" yang dicatat negara pun sebenarnya harga beli pengumpul, karena respondennya memang pengumpul — di Kabupaten Karawang satu orang. Lihat docs/16 bagian 4.
- Harga per provinsi dan per pasar
- Harga per provinsi dan per pasar tidak diindeks. Endpoint yang memuatnya membawa NIK, NIP, nomor telepon, dan alamat pencacah pada tiap rekaman; penggantinya yang bersih berukuran 5.099.865 baris pada 10 baris per halaman, dan mengiterasinya melanggar ketentuan portal. Yang diindeks agregat nasionalnya, satu permintaan.
- Harga yang diterima petani untuk komoditasnya
- Dari 88 varian yang diterbitkan SP2KP hanya 43 berangka, dan hanya 23 komoditas di kosakata ini yang tersentuh. Keempat harga pupuk dan dua dari tiga harga benih diterbitkan TANPA satu pun angka. Komoditas tani lain — termasuk seluruh perkebunan — tidak punya harga di sini sama sekali.