- Bacillus thuringiensis vai Aizawai GC-91
- Bacillus thuringiensis var Aizawai GC-91
- Beflubutamid
- Belerang (S)
- Bendiocarb
- Benomil
- Bentazon
- Bentazone
- bentioflumin
- Benzyl-C12-14 alkyldimethyl, ammonium chlorides
- Benzyl-C12-16- alkyldimethyl ammonium chlorides
- berberin
- beta cypermethrin
- Beta Siflutrin
- beta siflutrin (beta cyfluthrin)
- Beta Sipermetrin
- Beta-Cyfluthrin
- Bifenazat
- bifenazate
- Bifentrin
- Bismerthiazole
- Bispribak sodium
- bistrifluron
- Bisultap
- Boraks
- Borat pentahidrat
- Boscolid
- Boskalid
- BPMC
- Brassinolide
- brassinosteroid
- BRODIFACOUM
- BRODIFAKUM
- Broflanilida
- Broflanilide
- Bromacil
- Bromadiolon
- Bromadiolone
- Bromoxynil Octanoate
- BRONOPOL
- Bupirimat
- Buprofenzin
- Buprofezin
- Butaklor
- BUTENOATE
- Butil Sihalofop
- Butralin
- Butyl 4-hydroxybenzoatenzoate
- butyl cylahofop
Seluruh bahan aktif → · Beranda
Batas jawaban di halaman ini
-
tingkat bukti B — standar institusi resmi
Yang dibaca halaman ini: bahan aktif beserta merek dan kadarnya
Kementerian Pertanian RI · 7.724 rekaman · CC-BY-SA-4.0
Tarikan 19 Agustus 2026 · tinjau ulang sebelum 19 November 2026 · status draft
Registri resmi kementerian, disalin apa adanya. Bukan A: yang dicatat izin edar, bukan hasil uji multi-lokasi — registri tidak menguji apa pun, ia mendaftarkan.
Belum seorang pun menempelkan namanya pada isi ini. Nol dari 4.489 rekaman kosakata kurasi punya peninjau bernama.